Kasus Enzo, Mahfud MD: TNI Kecolongan

BeritakuDotCom, Istana168 - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Mahfud MD menyebut TNI kecolongan dalam proses seleksi penerimaan WNI keturunan Prancis, Enzo Zenz Allie.

baca juga : Heboh PHK Massal Karyawan NET TV di Media Sosial, Ini Kata Humasnya.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan bahwa TNI dikenal sebagai sebuah lembaga yang sangat ketat dalam proses rekrutmen anggota. Masuknya Enzo yang diduga terpapar radikalisme ini menjadi bentuk TNI kecolongan.

“TNI sudah kecolongan menurut saya. TNI itu kan lembaga yang dikenal ketat ya, dikenal ketat tahu rekam jejak, kakeknya (Enzo) siapa, kegiatannya apa. Ternyata ini lolos di Akmil. Sampai diberi penghargaan kehormatan khusus oleh panglima, diajak wawancara khusus," ujar Mahfud, Jumat 9 Agustus 2019.

baca juga : Muak dengan Penguasa Klub, Fans MU Bakar Jersey Setan Merah.

Mantan menteri Pertahanan di era Presiden Gus Dur ini menyarankan agar Enzo diberhentikan dari pendidikan taruna Akademi Militer (Akmil) TNI jika terbukti terpapar radikalisme.

Menurut Mahfud, Enzo dinilai tak memenuhi prasyarat menjadi anggota TNI bila memang terbukti terpapar radikalisme. Meskipun demikian, Mahfud menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait Enzo pada institusi TNI.

baca juga : Viral Iklan Kambing Berhijab di Bandung, Ini Penjelasan Rabbani.

"Kalau menurut saya iya dong (diberhentikan). Menurut saya (Enzo) tidak memenuhi syarat awal itu. Melanggar prasyarat kalau memang gerakannya seperti itu. Tapi terserah TNI lah mau diapain," ungkap Mahfud

"Saya kira yang bersangkutan juga tidak akan kerasan. Kalau sudah diberitakan seperti itu masih kerasan maka perlu dipertanyakan benar motivasinya,” kata Mahfud.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.