Berkah Ibu Ayu 'Si Penjual Jengkol' di Gedung Mahkamah Konstitusi
BeritakuDotCom, Istana168 - Sidang gugatan hasil pemilihan presiden yang sedang berlangsung membawa berkah bagi para pedagang di Gedung Mahkamah Konstitusi.
baca juga : Kerja Serabutan hingga Jadi Marketing, Kevin Aprilio Ungkap Caranya Lepas dari Utang Rp17 Miliar.
"Nama saya Sri Rahayu. Dipanggil Bu Ayu," kata perempuan berusia 48 tahun di Kantin Keadilan, yang berada di lantai dasar Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat.
Ayu terlihat sibuk mengantar makanan ke meja-meja di area persegi panjang.
baca juga : Menkominfo Sebut Indonesia Belum Butuh Jaringan Internet 5G.
Duduk sejumlah aparat kepolisian berseragam hitam, yang tengah istirahat untuk makan siang, usai Salat Jumat.
Ayu, yang mengenakan kerudung ungu muda, dengan pakaian merah lengan panjang ini, mengantar pesanan ke meja-meja.
baca juga : Deddy Corbuzier Tak Menduga Reaksi Anak Saat Tahu Dirinya Akan Mualaf.
"Silakan Pak," kata Ayu seraya tersenyum, menyajikan makanan kepada pembeli.
Dua tahun Ayu berdagang di Kantin Keadilan. Beberapa hari belakangan ini, adalah yang tersibuk. Karena sidang gugatan hasil pemilihan presiden akan berlangsung hingga 28 Juni 2019 mendatang.
baca juga : Hakim MK Minta Saksi 01 Tidak Berbohong.
"Naiknya, bisa tiga kali lipat," tutur perempuan yang tinggal di Bogor ini, mengisahkan jumlah pendapatan yang bertambah, karena adanya sidang gugatan hasil Pilpres.
Jam 03.00 pagi Ayu sudah bangun. Ia menyiapkan barang dagangan, yang akan dibawa ke Ibu Kota. Berangkat jam 07.00 dari Stasiun Bogor.
baca juga : De Ligt Pilih Juventus, Jadi Pemain Bergaji Tertinggi Kedua Serie A.
"Mengantar anak kecil dulu sekolah," tuturnya. Ia turun dari Stasiun Tanah Abang, dan naik ojek ke Gedung MK.
Baru sekira jam 09.00, ia menyiapkan kedai "Ibu Ayu". Berjualan jenis makanan, yakni Sop Ayam, Sop Daging, dan makanan khas Sunda.
baca juga : 20 Jam Diperiksa dan Jadi Tersangka, Ustaz Rahmat Baequni Tidak Ditahan.
"Khas-nya di sini jengkol. Paling laku. Justru orang ke sini nyari jengkol. Karena bumbunya turun temurun dari nenek saya," cerita Ayu soal jengkol.
Ayu bersyukur pendapatannya bertambah. Jika tak ada sidang, Ayu meraup uang dari dagangan berkisar puluhan ribu rupiah. "Biasanya Rp 67 ribu paling kecil," lirih Ayu.
baca juga : Saksi 02 Jadi Tahanan Kota, KPU: Publik Bisa Menilai.
Namun, selama sidang ini, pendapatannya bertambah. Bahkan, bisa mencapai ratusan ribu per hari. "Bisa Rp 500 ribu, bisa Rp 1 juta," tutur Ayu.
Ayu menceritakan, beratnya membawa barang dagangan dari Bogor ke Jakarta.
baca juga : Harga Tiket Pesawat Bakal Turun, Tapi Hanya di Jam Tertentu.
Hari biasa, tanpa sidang, ia pun harus membawa barang dagangan yang berat itu, kembali ke Bogor karena tak laris semua.
"Kalau tidak laku beratnya dibawa pulang lagi," kisah Ayu.
baca juga : Manchester United Siap Salip Juventus dalam Perburuan Adrien Rabiot.
Ia pun terpaksa menjual murah barang dagangannya di Stasiun Angke. Yakni, dengan 'mengakali' paket Rp 10 ribu.
Meski, harus jual rugi, ia terpaksa melakukan itu, demi tidak membawa pulang kembali barang dagangan.
baca juga : Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian.
"Supaya pulang tidak berat," kata Ayu. "Kalau sekarang Alhamdulillah," sambungnya.
Ayu mensyukuri, jualannya hari-hari ini, bisa laris manis. Ia tak lagi membawa pulang makanan, yang dimasaknya saat Subuh.
baca juga : Alasan KPI Larang Siaran Langsung Pengislaman Deddy Corbuzier.
Meski kini, waktu tidurnya berkurang, karena harus mempersiapkan dagangan. Ayu pulang usai Magrib, dan langsung berbelanja di Pasar Bogor, kemudian ia bangun tidur, masak, dan siap-siap banting tulang di Ibu Kota.
"Jualan buat nambah-nambah bayar anak kuliah di IPB (Institut Pertanian Bogor)," kata Ayu.
baca juga : Kerja Serabutan hingga Jadi Marketing, Kevin Aprilio Ungkap Caranya Lepas dari Utang Rp17 Miliar.
Ayu terlihat sibuk mengantar makanan ke meja-meja di area persegi panjang.
baca juga : Menkominfo Sebut Indonesia Belum Butuh Jaringan Internet 5G.
Ayu, yang mengenakan kerudung ungu muda, dengan pakaian merah lengan panjang ini, mengantar pesanan ke meja-meja.
baca juga : Deddy Corbuzier Tak Menduga Reaksi Anak Saat Tahu Dirinya Akan Mualaf.
"Silakan Pak," kata Ayu seraya tersenyum, menyajikan makanan kepada pembeli.
Dua tahun Ayu berdagang di Kantin Keadilan. Beberapa hari belakangan ini, adalah yang tersibuk. Karena sidang gugatan hasil pemilihan presiden akan berlangsung hingga 28 Juni 2019 mendatang.
baca juga : Hakim MK Minta Saksi 01 Tidak Berbohong.
"Naiknya, bisa tiga kali lipat," tutur perempuan yang tinggal di Bogor ini, mengisahkan jumlah pendapatan yang bertambah, karena adanya sidang gugatan hasil Pilpres.
Jam 03.00 pagi Ayu sudah bangun. Ia menyiapkan barang dagangan, yang akan dibawa ke Ibu Kota. Berangkat jam 07.00 dari Stasiun Bogor.
baca juga : De Ligt Pilih Juventus, Jadi Pemain Bergaji Tertinggi Kedua Serie A.
Baru sekira jam 09.00, ia menyiapkan kedai "Ibu Ayu". Berjualan jenis makanan, yakni Sop Ayam, Sop Daging, dan makanan khas Sunda.
baca juga : 20 Jam Diperiksa dan Jadi Tersangka, Ustaz Rahmat Baequni Tidak Ditahan.
Ayu bersyukur pendapatannya bertambah. Jika tak ada sidang, Ayu meraup uang dari dagangan berkisar puluhan ribu rupiah. "Biasanya Rp 67 ribu paling kecil," lirih Ayu.
baca juga : Saksi 02 Jadi Tahanan Kota, KPU: Publik Bisa Menilai.
Ayu menceritakan, beratnya membawa barang dagangan dari Bogor ke Jakarta.
baca juga : Harga Tiket Pesawat Bakal Turun, Tapi Hanya di Jam Tertentu.
"Kalau tidak laku beratnya dibawa pulang lagi," kisah Ayu.
baca juga : Manchester United Siap Salip Juventus dalam Perburuan Adrien Rabiot.
Meski, harus jual rugi, ia terpaksa melakukan itu, demi tidak membawa pulang kembali barang dagangan.
baca juga : Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian.
Ayu mensyukuri, jualannya hari-hari ini, bisa laris manis. Ia tak lagi membawa pulang makanan, yang dimasaknya saat Subuh.
baca juga : Alasan KPI Larang Siaran Langsung Pengislaman Deddy Corbuzier.
"Jualan buat nambah-nambah bayar anak kuliah di IPB (Institut Pertanian Bogor)," kata Ayu.
JACKPOT | BERITA DUNIA | BERITA INDONESIA | BERITA BLOGSPOT | BERITA POLITIK | BERITA HARI INI | BERITA TERBARU | KABAR HARI INI | BERITA TERKINI | BERITA NASIONAL | BERITA BOLA | BERITA TOGEL | BERITA CASINO | BERITA POKER | BERITA ONLINE | BERITA POPULER | BERITA TERUPDATE | BERITA VIRAL | 23 JUNI 2019


Leave a Comment