Ryan Giggs Menyebut Manchester United Tidak Berpikir Panjang Saat Merekrut Daniel James

BeritakuDotCom, Istana168 - Legenda Manchester United, Ryan Giggs menyebut manajer Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer, tidak menggunakan otaknya saat mengambil keputusan meminang Daniel James dari Swansea City dengan mahar 15 juta pound sterling pada bursa transfer musim panas kali ini.

baca juga : Gading klaim Gempita sumbang dua juta penonton video Honne.

Giggs, seperti dikutip dari Goal, menyebut, Solskjaer mendatanginya untuk berbicara soal perekrutan James ke Manchester United. Kebetulan, Giggs yang merupakan pelatih Timnas Wales sangat mengenal James sebagai pemain.

"Ole bertanya kepada saya tentang James. Saya hanya mengatakan kalau dia merupakan pemain yang banyak potensi," kata mantan winger Manchester United yang kini berusia 45 tahun tersebut.

baca juga : Polri Temukan 5 Akun Medsos Diduga Sebar Provokasi Ricuh Papua.

Tak ada kata lain yang dikatakan Giggs kepada Solksjaer. Namun, manajer Manchester United itu langsung melakukan kontak dengan manajemen Swansea City untuk merekrut winger berusia 21 tahun tersebut.

"Dia anak yang sangat cepat, hebat, dan pemain yang dibutuhkan Manchester United di ruang ganti. James punya karakter yang hebat. Jadi, itu merupakan perekrutan yang dilakukan Manchester United tanpa menggunakan otak. Sebab, dia berbakat," ujar Giggs.

baca juga : Warga Bekasi Dukung Bergabung ke DKI Jakarta.

Pantauan Giggs
Giggs mengatakan dirinya langsung mengawasi bakat yang dimiliki Daniel James. Giggs langsung menyaksikan beberapa pertandingan Daniel James saat bersama Swansea City.

"Sejak awal, dia sudah cepat dan bisa mengalahkan siapapun. Saya selalu mengamatinya saat dia masih di Swansea pada musim lalu. Dia mengalahkan semua pemain belakang di Divisi Championship," ucap Giggs.

baca juga : Pihak yang Polisikan Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Balik ke Bareskrim Polri.

Namun, Giggs mengatakan Daniel James masih punya banyak kelemahan. Pencetak 168 gol untuk Manchester United itu menyebut James masih lemah dalam sentuhan akhir.

"Seperti winger muda lainnya, dia masih kurang dalam sentuhan akhir. Namun, bila dia semakin terlatih, dia bisa mencetak lebih banyak gol," katanya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.