Respons Gramedia Soal Aksi Sweeping Buku Diduga Berbau Komunis
BeritakuDotCom, Istana168 - Sekelompok orang yang menamakan diri Brigade Islam Indonesia diduga merazia buku-buku berbau komunis di Toko Gramedia, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa tersebut viral di media sosial.
baca juga : Blunder Konyol Arsenal yang Buat Barca Juara.
SPV Gramedia Makassar, Alo tak bisa mengomentari kabar tersebut lebih jauh.
"Saya belum ke toko. Tapi barusan diinfo, kebetulan lokasinya di salah satu toko yang ada di Makassar. Kebetulan bukan di area tanggung jawab kami. Dan barusan saya coba konfirm, mereka mengarahkan untuk nanti bisa menghubungi Corcom Gramedia di Jakarta," ujar Alo via pesan singkat, Minggu (4/8/2018).
baca juga : Penjelasan Zidane soal Hilangnya Bale dari Skuat Madrid.
Kapolsek Tamalate Makassar, Kompol Arifuddin mengaku belum mengetahui kabar adanya aksi sweeping buku oleh sekelompok warga di Toko Gramedia yang berada di wilayahnya.
"Saya belum dapat informasi soal itu. Soal izin aksi saya coba cek dulu," singkat Arifuddin via pesan singkat.
baca juga : Influencer Terkenal Rusia Ekaterina Ditemukan Tewas dalam Koper.
Bukan Razia
Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, apa yang dilakukan oleh ormas tersebut bukan suatu bentuk razia. Menurut Wahyu, tindakan itu merupakan sebuah imbuan kepada pengelola toko buku untuk tidak menjual buku-buku berbau Komunisme-Marxisme.
"Kalau razia ndak ada. Itu hanya imbauan, imbauan bukan razia. Belum melakukan razia," ujar Wahyu saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Minggu (4/8/2019).
baca juga : Perempuan Hamil Kombatan ISIS Asal Indonesia Dilaporkan Tewas di Kamp.
Wahyu juga menyampaikan bahwa kejadian itu baru pertama kali terjadi di wilayahnya. Menurutnya, belum pernah terjadi hal serupa di toko buku lain di Makassar.
"Nggak, hanya di situ saja," ucap Wahyu.
baca juga : Anies Sindir NasDem DKI: Maunya Nyerang Saya, Tapi Malah Nyerang Gubernur Sebelumnya.
Saat ini kepolisian belum mengambil tindakan atas peristiwa yang terjadi di toko buku itu. Polisi akan menindaklanjutinya setelah ada laporan dari pengelola buku.
"Tapi selama ini tidak ada (laporan)," kata Wahyu mengakhiri.
baca juga : Juventus Disebut Sepakat Tukar Dybala dengan Lukaku.
Sebelumnya, aksi sweeping buku oleh sekelompok warga yang menamakan dirinya sebagai Brigade Muslim Indonesia di Makassar viral di media sosial.
Aksi sweeping buku di toko Gramedia, Kecamatan Tamalate, Makassar dikabarkan berlangsung Sabtu 3 Agustus 2018 itu mendapat komentar simpatik dari sejumlah akun medsos.
baca juga : Cinta Laura Jadi Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.
"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Turut berduka cita atas matinya minat baca para orang-orang yang ada di Brigade Muslim Indonesia," ucap netizen yang menggunakan akun instagram bernama @odooong tersebut.
baca juga : Blunder Konyol Arsenal yang Buat Barca Juara.
SPV Gramedia Makassar, Alo tak bisa mengomentari kabar tersebut lebih jauh.
"Saya belum ke toko. Tapi barusan diinfo, kebetulan lokasinya di salah satu toko yang ada di Makassar. Kebetulan bukan di area tanggung jawab kami. Dan barusan saya coba konfirm, mereka mengarahkan untuk nanti bisa menghubungi Corcom Gramedia di Jakarta," ujar Alo via pesan singkat, Minggu (4/8/2018).
baca juga : Penjelasan Zidane soal Hilangnya Bale dari Skuat Madrid.
Kapolsek Tamalate Makassar, Kompol Arifuddin mengaku belum mengetahui kabar adanya aksi sweeping buku oleh sekelompok warga di Toko Gramedia yang berada di wilayahnya.
"Saya belum dapat informasi soal itu. Soal izin aksi saya coba cek dulu," singkat Arifuddin via pesan singkat.
baca juga : Influencer Terkenal Rusia Ekaterina Ditemukan Tewas dalam Koper.
Bukan Razia
Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, apa yang dilakukan oleh ormas tersebut bukan suatu bentuk razia. Menurut Wahyu, tindakan itu merupakan sebuah imbuan kepada pengelola toko buku untuk tidak menjual buku-buku berbau Komunisme-Marxisme.
"Kalau razia ndak ada. Itu hanya imbauan, imbauan bukan razia. Belum melakukan razia," ujar Wahyu saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Minggu (4/8/2019).
baca juga : Perempuan Hamil Kombatan ISIS Asal Indonesia Dilaporkan Tewas di Kamp.
Wahyu juga menyampaikan bahwa kejadian itu baru pertama kali terjadi di wilayahnya. Menurutnya, belum pernah terjadi hal serupa di toko buku lain di Makassar.
"Nggak, hanya di situ saja," ucap Wahyu.
baca juga : Anies Sindir NasDem DKI: Maunya Nyerang Saya, Tapi Malah Nyerang Gubernur Sebelumnya.
Saat ini kepolisian belum mengambil tindakan atas peristiwa yang terjadi di toko buku itu. Polisi akan menindaklanjutinya setelah ada laporan dari pengelola buku.
"Tapi selama ini tidak ada (laporan)," kata Wahyu mengakhiri.
baca juga : Juventus Disebut Sepakat Tukar Dybala dengan Lukaku.
Sebelumnya, aksi sweeping buku oleh sekelompok warga yang menamakan dirinya sebagai Brigade Muslim Indonesia di Makassar viral di media sosial.
Aksi sweeping buku di toko Gramedia, Kecamatan Tamalate, Makassar dikabarkan berlangsung Sabtu 3 Agustus 2018 itu mendapat komentar simpatik dari sejumlah akun medsos.
baca juga : Cinta Laura Jadi Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.
"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Turut berduka cita atas matinya minat baca para orang-orang yang ada di Brigade Muslim Indonesia," ucap netizen yang menggunakan akun instagram bernama @odooong tersebut.
JACKPOT | BERITA DUNIA | BERITA INDONESIA | BERITA BLOGSPOT | BERITA POLITIK | BERITA HARI INI | BERITA TERBARU | KABAR HARI INI | BERITA TERKINI | BERITA NASIONAL | BERITA BOLA | BERITA TOGEL | BERITA CASINO | BERITA POKER | BERITA ONLINE | BERITA POPULER | BERITA TERUPDATE | BERITA VIRAL | 05 AGUSTUS 2019


Leave a Comment