Inilah Penolak Rekonsiliasi Prabowo-Jokowi Menurut PA 212
BeritakuDotCom, Istana168 - Juru bicara Persaudaraan Alumni PA 212 Novel Bamukmin mengatakan beberapa elemen masyarakat yang mendukung Prabowo Subianto pada pilpres 2019 menolak rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Elemen pendukung yang menolak rekonsiliasi itu adalah Persaudaraan Alumni atau PA 212, Gerakan Nasional Pengawas Fatwa Ulama, Front Pembela Islam, dan Forum Umat Islam.
baca juga : Siswa SMK di Pelembang Tewas saat MOS, Orangtua Lapor Polisi.
“Kami akan menggelar Ijtima Ulama keempat untuk menentukan sikap terkait pertemuan Prabowo dan Jokowi,” kata Novel, Sabtu malam, 13 Juli 2019.
Ketua Umum Partai Gerindra itu bertemu rivalnya dalam pemilihan presiden, Jokowi di Stasiun Moda Raya Terpadu, Lebak Bulus, kemarin, Sabtu, 13 Juli 2019. Itu merupakan pertemuan pertama sejak keduanya ikut kontestasi pilpres 2019.
baca juga : Terungkap Alasan Sebenarnya Arsenal Berani Jual Persie ke MU.
Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Jokowi naik MRT dari Lebak Bulus ke Senayan. Mereka makan siang bersama di FX Sudirman. Dalam konferensi pers, Jokowi meminta tak ada lagi sebutan cebong dan kampret. Dua istilah yang dipakai oleh masing-masing pendukung untuk mengejek. Sedangkan Prabowo memberi selamat kepada Jokowi. Pertemuan itu dianggap sebagai bagian rekonsiliasi antara kedua kubu.
PA 212 menyatakan menolak rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo. PA 212 menyatakan sudah tak pernah berkomunikasi dengan Prabowo sejak putusan sengketa Pemilihan Presiden oleh Mahkamah Konstitusi 28 Juni 2019.
baca juga : Prabowo: Saya Akui Pendukung Masih Banyak yang Emosional.
"Mungkin Prabowo lebih mendengar masukan dari orang orang sekitarnya yang jadi pengkhianat." Novel mengatakan pihak pengkhianat itu adalah orang-orang partai.
baca juga : Siswa SMK di Pelembang Tewas saat MOS, Orangtua Lapor Polisi.
Ketua Umum Partai Gerindra itu bertemu rivalnya dalam pemilihan presiden, Jokowi di Stasiun Moda Raya Terpadu, Lebak Bulus, kemarin, Sabtu, 13 Juli 2019. Itu merupakan pertemuan pertama sejak keduanya ikut kontestasi pilpres 2019.
baca juga : Terungkap Alasan Sebenarnya Arsenal Berani Jual Persie ke MU.
PA 212 menyatakan menolak rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo. PA 212 menyatakan sudah tak pernah berkomunikasi dengan Prabowo sejak putusan sengketa Pemilihan Presiden oleh Mahkamah Konstitusi 28 Juni 2019.
baca juga : Prabowo: Saya Akui Pendukung Masih Banyak yang Emosional.
JACKPOT | BERITA DUNIA | BERITA INDONESIA | BERITA BLOGSPOT | BERITA POLITIK | BERITA HARI INI | BERITA TERBARU | KABAR HARI INI | BERITA TERKINI | BERITA NASIONAL | BERITA BOLA | BERITA TOGEL | BERITA CASINO | BERITA POKER | BERITA ONLINE | BERITA POPULER | BERITA TERUPDATE | BERITA VIRAL | 14 JULI 2019


Leave a Comment