Ferdinand Demokrat Sebut Ahok Cari Perhatian ke Jokowi

BeritakuDotCom, Istana168 - Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengkritik mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang belakangan kerap muncul di publik. Kritikan itu pertama kali dia lontarkan lewat akun Twitternya @Ferdinand_Haean2.

baca juga : Brimob Brutal di Kampung Bali, Polri: Komandan Kena Panah Racun.

"Apakah Anda @basuki_btp ingin jadi menteri sehingga belakangan ini coba banyak manuver cari perhatian publik? Anda itu mantan Gubernur, tunggu Anies (Baswedan, Gubernur DKI) selesai nanti pilkada lagi silakan ikut," cuit Ferdinand pada Ahad, 7 Juli 2019.

Ketika dikonfirmasi, Ferdinand mengatakan penilaiannya bahwa pria yang akrab disapa Ahok itu terlalu banyak bermanuver belakangan ini. Dia mencontohkan kegiatan Ahok menjajal moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) kemarin, Sabtu 6 Juli 2019. Selepas naik MRT, Ahok juga berkunjung ke Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

baca juga : Benarkah Pak Harto Dapat Ikan Saat Mancing Karena Sudah Diatur?.

Ferdinand pun menilai kunjungan itu seakan Ahok masih merasa dirinya pejabat yang meninjau proyek pemerintah. Ferdinand mengatakan tak elok seorang mantan gubernur seolah mengkritik gubernur baru yang sedang bekerja. "Ini soal fatsun, etika politik. Sabar dan biarkan Gubernur bekerja," kata dia.

Menurut Ferdinand, kegiatan-kegiatan itu seperti dijadikan manuver oleh Ahok untuk mencari perhatian publik dengan menunjukkan kemunculannya di panggung politik. Dia pun menduga manuver itu menjadi upaya untuk masuk radar calon menteri di kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi di periode mendatang.

baca juga : Lama Menganggur, Pemuda Perkosa Tantenya Sembari Pinjam Uang.

"Dalam rangka apa? Mungkin berharap jadi menteri karena sedang momen penyusunan kabinet. Itu yang saya lihat, tapi apakah itu benar? Hanya Ahok yang tahu," kata mantan anggota Barisan Relawan Pendukung Jokowi (Bara-JP) di 2014 ini.

Cuitan Ferdinand di Twitter yang mengkritik Ahok tersebut malah menuai kritik balik dari warganet. Netizen menilai adalah hak Ahok untuk tampil di publik. Mereka juga mempertanyakan alasan Ferdinand mengkritik tindakan mantan Bupati Belitung Timur itu.

baca juga : Cerita Sesungguhnya di Balik Kegagalan Luis Suarez ke Arsenal.

"BTP enggak perlu mencari perhatian publik bos, tapi publiklah yang memperhatikan dia, lagian kalau BTP jadi menteri masalah buat anda," cuit akun @muispebrianto.

"Kenapa kau jadi kebakaran jenggot, Fer? BTP mau pergi kemana atau kapan, itu haknya. Dia tidak mengejar kamera tapi sebaliknya. Ketika kau memandang keluyurannya BTP sebagai manuver politik, itu artinya kau mengukur baju BTP dengan pakaian yang kau pakai. Gak bakal pas, Fer. Beda jauh," tulis akun @USutendi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.