Terungkap Pria Ngaku Petani Bawang yang Nangis ke Sandi, Ternyata!

BeritakuDotCom, Jakarta - Seorang pria yang mengaku petani bawang di Brebes menangis saat bertemu calon wakil presiden Sandiaga Uno, beberapa waktu lalu. Petani itu bernama Muhammad Subhan. Sembari tersedu, dia mengadu pada Sandi lantaran tidak bisa membayar cicilan karena harga bawang yang terus anjlok.

"Harga brambang (bawang) turun. Saya belum bisa bayar cicilan di Bank Puspa Kencana, jaminannya rumah saya, rumah orang tua saya," kata Subhan dengan berteriak dan tidak bisa menahan air matanya.

baca juga : Tanggapan para Mantan Ammar Zoni & Irish Bella Setelah Tunangan

"Saya ini nangis beneran pak," kata Subhan.

Sandi lantas berjanji akan menampung semua keluhan yang disampaikan para petani. Sandi menyebut dirinya punya pengalaman saat menjabat wakil gubernur DKI Jakarta. Dia membeli langsung dari petani bawang Brebes melalui PT Food Station Tjipinang Jaya untuk menjaga pasokan bawang.

Saat ini, kisah Subhan dan Sandi tengah viral lantaran Subhan disebut bukan petani melainkan Komisioner KPU Jateng.

baca juga : Fakta Aneh Temuan Emas Batangan Bergambar Bung Karno Menghebohkan

Menanggapi hal tersebut, KPU RI mengkonfirmasi KPU Jawa Tengah. Komisioner KPU RI, Ilham Saputra mengatakan Subhan memang pernah menjadi anggota KPU.

"Barusan saya mengkonfirmasi terkait dengan adanya petani di Brebes yang katanya anggota KPU, namanya M Subhan. Katanya Anggota KPU. Nah setelah kami lakukan konfirmasi kepada KPU Jateng, beliau adalah mantan anggota KPU periode lalu. Jadi bukan anggota KPU periode ini," kata Ilham, Selasa (12/2).

baca juga : Ahmad Dhani Tulis Surat di Dalam Penjara

Ilham menegaskan, anggota KPU tidak boleh ikut berkampanye apalagi menjadi partisipan salah satu pasangan calon di pemilu.

"Tidak boleh anggota KPU berkampanye. Kalau anggota KPU jadi petani sih boleh. Tapi jangan berkampanye, jangan berpolitik dan tidak boleh partisan juga. Itu kentara sekali dalam sumpah, dalam UU, itu semua ada," jelasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.