BPN Protes Keras Tanah Prabowo Picu Kericuhan di Debat

BeritakuDotCom, Jakarta - Debat capres kedua di Hotel Sultan, Jakarta, kemarin malam sempat diwarnai keriuhan di dalam ruang debat. Keriuhan itu dipicu oleh protes keras Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno atas pernyataan calon presiden Joko Widodo soal lahan yang dimiliki oleh Prabowo.

Kericuhan itu terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, di akun twitter pribadinya.

baca juga : Jokowi Bantah Fitnah Tudingan Pakai Earpiece Saat Debat

Dalam rekaman terlihat sejumlah anggota BPN berkerumun mendatangi deretan kursi yang diduga ditempati anggota KPU dan Bawaslu. Sementara dari bagian kursi yang lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi kerumunan itu.

Luhut dalam rekaman itu juga terlihat dibawa menjauh dari lokasi kerumunan oleh sejumlah orang, termasuk oleh Wakil Direktur Bidang Advokasi dan Hukum BPN, Ferdinand Hutahaean.

Kepada CNNIndonesia.com, Ferdinand mengakui keriuhan itu. Namun dia membantah ada kericuhan.

baca juga : Penjelasan Menhub Budi soal Delapan Jam Kerja untuk Ojek Online

Kata Ferdinand keriuhan terjadi saat sesi istirahat, tepat setelah Jokowi menyebut Prabowo memiliki ratusan ribu hektare lahan di Kabupaten Aceh Tengah dan Kalimantan Timur.

Saat itu, Ferdinand menuturkan BPN langsung mendatangi kursi yang diduduki para komisioner KPU dan Bawaslu di ruang debat untuk melayangkan protes.

"Saya sebagai tim hukum dari BPN ikut protes ke Bawaslu dan KPU. Kami meminta KPU dan Bawaslu menjelaskan, menegur Jokowi bahwa ucapannya itu melanggar aturan dan tata tertib debat," kata Ferdinand, Senin (18/2).

baca juga : Rekaman CCTV Ledakan di Parkir Timur Senayan

"Memang kami protes keras. Saya protes keras karena tak seharusnya itu terjadi," Ferdinand menambahkan.

Saat protes terjadi, Ferdinand mengatakan Luhut ikut mendatangi anggota BPN. Menurut Ferdinand tidak ada tensi tinggi ketika Luhut datang.

"Pak Luhut datang mencoba untuk menenangkan. Saya menangkapnya seperti itu. Memang, agak ramai, tapi tidak ada ancaman," ujar Ferdinand.

baca juga : Luna Maya bagikan Resep Sembuhkan Patah Hati

Meski demikian Ferdinand menyayangkan aksi Luhut yang terlibat dalam protes BPN. Menurutnya, Luhut tak seharusnya terlibat karena kapasitasnya saat itu bukan sebagai tim sukses Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Beliau bukan timses tapi sebagai menteri. Tidak seharusnya ikut terlibat dalam protes itu. Tapi mungkin beliau datang karena secara personal mengenal kami, lalu mencoba menenangkan," Ferdinand menjelaskan.

baca juga : Debat Capres Kedua. Respons BPN Saat Prabowo Sempat Bingung dengan Istilah 'Unicorn'

Saat debat capres kedua, Jokowi memang menyinggung kepemilikan lahan Prabowo di Aceh Tengah dan Kalimantan Timur. Itu diungkapkan Jokowi saat membahas soal reforma agraria.

Jokowi menyebut Prabowo memiliki lahan seluas 220 ribu hektare di Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupat


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.